Ringkasan
 

Sistem penekan busa dirancang untuk membatasi kerusakan akibat kebakaran di banyak aplikasi yang menantang dan berisiko tinggi. Secara khusus, sistem air-busa adalah sistem pipa khusus yang dihubungkan ke sumber konsentrat busa dan pasokan air. Sistem ini juga memerlukan perangkat pelepasan yang sesuai untuk mengendalikan dan/atau memadamkan sebagian besar kebakaran Kelas A dan Kelas B. Konsentrat busa dicampur dengan air dan udara untuk membuat selimut busa yang memadamkan api dengan memutus pasokan oksigen. Selimut ini juga mendinginkan sumber bahan bakar dan mencegah pelepasan uap yang mudah terbakar, sehingga menghambat penyalaan api.

Sistem air-busa dirancang untuk mendistribusikan larutan air-busa ke area bahaya tertentu dalam fasilitas yang dilindungi. Misalnya, fasilitas umum meliputi pusat generator, trafo, Tangki Pertanian, dan hanggar pesawat. Terutama mereka juga mencakup area di mana-kebakaran tumpahan cairan yang mudah terbakar dapat terjadi, seperti kilang. Ketika cairan yang mudah terbakar terbakar, penting untuk menggunakan alat pemadam yang mampu menutupi seluruh api, tanpa menyebabkannya menyebar lebih jauh. Dalam kasus cairan berbahan dasar minyak bumi, misalnya, air mempunyai nilai yang kecil karena lebih padat dibandingkan bahan bakar, dan dengan demikian segera tenggelam di bawahnya, kemudian zat penekan menguap karena panas, menyebabkan minyak yang terbakar menyebar lebih jauh dan lebih cepat. Dalam keadaan seperti ini, sistem pencegah kebakaran berbahan busa atau bahan kimia kering merupakan pilihan yang lebih cocok.
Selimut ini juga mendinginkan sumber bahan bakar dan mencegah pelepasan uap yang mudah terbakar, sehingga menghambat penyalaan{0}}api.

Sistem busa tipikal terdiri dari komponen-komponen berikut yang diuji, disetujui dan/atau didaftar bersama:

Busatangki kandung kemih

Proporsi

Konsentrat busa

Debit Device – Nozel, Monitor Busa, dll.

Selain itu, karakteristik beberapa produk yang mudah terbakar mungkin memerlukan kepadatan yang lebih tinggi dan konsentrat cairan busa khusus. NFPA 11 dan EN13565-2 memuat persyaratan untuk sistem air busa, dan persyaratan untuk sistem busa juga terdapat di NFPA 13, NFPA 16.

page-752-610

Aplikasi

page-389-235
Ruang mesin
page-390-235
Ruang Transformator
page-390-235
Ruang Generator
page-389-235
Hanggar pesawat

Keuntungan Sistem Kabut Busa

 

Mengurangi Kerusakan Air:
Dibandingkan dengan sistem sprinkler tradisional, sistem kabut busa umumnya menggunakan lebih sedikit air, sehingga meminimalkan potensi kerusakan air pada peralatan atau material sensitif.

 

Efektif dalam Kebakaran Cairan Mudah Terbakar:
Sistem busa sangat-cocok untuk memadamkan kebakaran yang melibatkan cairan yang mudah terbakar, karena tindakan membekap busa sangatlah penting.

 

Pendinginan dan Mitigasi Uap:
Sistem Kabut Busa dapat digunakan di berbagai tempat, Termasuk fasilitas industri, hanggar pesawat, dan area dengan peralatan sensitif.

 

Ramah Lingkungan:
Beberapa Sistem Kabut Busa menggunakan busa-bebas fluor, yang dirancang lebih ramah lingkungan dibandingkan busa tradisional.

Jenis Sistem Kabut Busa

 

Busa Ekspansi Rendah:
Busa jenis ini memiliki rasio muai yang rendah (2:1~20:1), artinya Busa tersebut mengandung proporsi air yang lebih tinggi. Sangat cocok untuk kebakaran yang melibatkan bahan mudah terbakar biasa dan beberapa cairan yang mudah terbakar.

 

Busa Ekspansi Tinggi:
This type of foam has high expansion ratio(>200:1), artinya mengembang secara signifikan, menghasilkan busa dalam jumlah besar, Cocok untuk mengisi ruang yang luas dan memadamkan api di area tertutup.

 

Busa Ekspansi Sedang:
Busa jenis ini memiliki rasio ekspansi sedang (20:1~200:1). Ini menawarkan keseimbangan antara cakupan dan kandungan air.

 

Busa Udara Terkompresi (CAF):
Sistem CFS menggunakan campuran udara bertekanan dengan Busa-Air untuk membuat busa dengan struktur khusus yang dapat menempel pada permukaan vertikal dan memberikan pemadaman kebakaran yang efektif di lingkungan berbahaya.

Produk Terkait